BAWASLU PASANGKAYU HADIRI KEGIATAN EVALUASI PENGAWAS ADHOC SERTA TANTANGAN PEMILU TAHUN 2024
|
Pasangkayu - Berdasarkan keputusan Pemerintah bersama DPR, pemungutan suara akan dilaksanakan pada 19 April 2024, artinya tidak lama lagi memasuki tahapan awal Pemilu sehingga menjadi sangat penting untuk melakukan persiapan, termasuk dengan menyiapkan SDM Bawaslu, termasuk apa yang dilakukan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat sabagai bagian dari penyiapan SDM pengawasan pemilu kata Abhan Ketua Bawaslu RI, melalui media daring saat membuka kegiatan secara resmi “Evaluasi Pengawas Adhoc Pemilu 2019 Dalam Pemilihan 2020 Serta Tantangan Penyelenggara Pemilu Tahun 2024” yang dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat di sekretariat Bawaslu Polewali Mandar pada Jum’at (18/03/2022)
\n
\nLanjut Abhan “Pemilu 2024 tidak akan berbeda jauh dengan pemilu 2019, karena dipayungi oleh undang-undang yang sama, kalaupun ada perubahan mungkin pada peraturan KPU dan peraturan Bawaslu, begitu juga dengan pilkada yang masi sama undang-undangnya, dari segi waktu tahapannya agak panjang dibandingkan denga pemilu tahun 2019, sehingga harusnya lebih siap dan melaukan evaluasi terhadap pelaksanaan sebelumnya dari segi kekurangan pencapaiannya.
\n
\nPengawas adhoc sebagai tulang punggung dilapangan maka syarat utama dalam proses rekrutmen adalah memperhatikan kulitas dan SDM dan integritas termasuk transpransi sehingga Bawaslu Kabupaten kota dapat menentukan pilihan yang terbaik, selanjutnya memberikan pelatihan atau bimtek yang efektif kepada Pengawas adhoc agar memahami tugas dan tupoksi sebagai Pengawas Pemilu. “tutur Abhan.
\n
\nKegiatan yang dilaksanakan dari pagi hingga sore ini dipandu oleh Irham Saleh Kepala Bagian Adminstrasi Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat dihadiri oleh seluruh Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Ketua Kesek/Korsek Bawaslu Kabupaten se- Sulawesi Barat, bersama satu orang staf Divisi SDM hadir melalui Luring, Alumni SKPP Bawaslu serta eks Panwaslu Kecamatan dan mengahdirkan dua orang pematri lewat daring Loly Suhenty, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, sekaligus sala satu yang terpilih sebagai Komisioner Bawaslu RI periode 2022-2027, Ahsanul Minan, akademisi dan prakitisi Pemilu.
\n
\nSulfan Sulo Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, mengatakan kegiatan ini bermaksud untuk menyiapkan pelaksanaan pengawasan pemilu tahun 2024, agar Pemilu tahun 2024 bisa berjalan lebih baik dari tahun 2019, sehingga pada momentum ini Bawaslu Sulawesi Barat mengambil peluang untuk menyemai kembali potensi –potensi yang ada pada pengawas adhok, karena menurut Sulfan, tahapan Pemuthiran dan Pemungutan suara ujung tombak pengawasannya dilapangan adalah pengawas Adhoc, dan berharap agar semua peserta dapat mengikuti kegaiatan ini dari awal sampai selesai “tuturnya.
\n
\nUsaman Sanjaya Kordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat dalam arahannya menyampaikan kegiatan ini merupakan hasil dari koordinasi dengan Bawaslu RI, terkait bagaimana mempersiapkan sejak dini persiapan rekrutmen Pengawas adhoc, hal ini dilakukan guna mendapatkan gambaran pemetataan pemuda potensial baik itu bersal dari eks pengawas adhoc sebelumnya, maupun alumni SKPP.
\n
\nHal yang sama disampikan juga oleh Fitrinela Patonangi yang menaungi Divisi Hukum, Humas dan Datin dalam arahnnya kegiatan ini menghasilkan formulasi yang bisa dijadikan pegangan, untuk meminimalisir kesalahan dan kekurangan pada proses rekrutmen pengawas adhoc kedepannya karena pada tahun 2019 sudah dialami sehingga kendala dan solusinya sudah dikenali dan dipahami bersama, “ ungkapnya.
\n
\nSyaifuddin Ketua Bawaslu Polewali Mandar, sangat berterimah kasih atas dipilihnya Bawaslu Polman sebagai tuan rumah kegiatan, dan memohon maaf yang setinggi-tingginya jika dalam pelaksanaan kegiatan dijumpai adanya kekurangan dan kelemahan.
\n
\nKegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dibawakan oleh Sariat Kordinator Sekretariat Bawaslu Polewali Mandar.
\n
\nSebagai catatan bahwa kegiatan ini dibuka sebanyak dua sesi, sesi pertama pada pukul 08.00 s/d 11.30 Wita dengan mengahdirkan peserta secara daring dan luring, sesi kedua dimulai pada pukul 14.00 s/d 17.30 Wita, secara luring dengan agenda kegiatan masing-masing Bawaslu Kabupaten mempersentasekan data terkait Panwascam 2019, Data Alumni SKPP dan data SDM Potensial Kabupaten.
\n
\nArdi Trisandi Ketua Bawaslu Pasangkayu dalam persentasinya mengatakan Bahwa potensi SDM Bawaslu Pasangkayu, baik secara umum maupun khusus perkecamatan tidak kekurangan SDM, namun pada saat pendaftaran terkadang minat untuk ikut berkurang, karena berbagai alasan seperti biaya, maupun alasan psikologis pendaftar, sehingga kedepannya dibutuhkan sebuah terobosan atau strategi rekrutmen seperti batasan passing greed pada saat tes tertulis sehingga peserta yang tidak memenuhi ambang batas gugur dan tidak lanjut pada sesi wawancara. menurut Ardi bahwa dengan menerapkan pola passing greed akan menabah minat orang untuk ikut berkompetisi.
\n
\n
\n
\nPenulis : Darmawan
\n
\nEditor : Darmawan
\n
\nDokumentasi : Firman
\n
\n