“Jumat Sehati” Bawaslu Pasangkayu: Joging Ceria Wujudkan Jasmani Sehat dan Jiwa Berintegritas
|
Pasangkayu – Bawaslu Kabupaten Pasangkayu kembali menggelar kegiatan “Jumat Sehati” dengan melaksanakan olahraga joging bersama jajaran pimpinan, koordinator sekretariat, serta staf sekretariat Bawaslu Pasangkayu. Kegiatan yang berlangsung di seputaran Pelataran Mesjid Madani, Kabupaten Pasangkayu pada Jumat (3/10/2025) ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Bawaslu Pasangkayu, dan diikuti oleh jajaran staf PNS, PPNPNS, hingga CPNS.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Pasangkayu, Moh. Fajar Purnomo selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dalam kegiatan ini semakin menegaskan komitmen Bawaslu Pasangkayu dalam membangun sinergi kelembagaan yang sehat dan solid.
Kegiatan “Jumat Sehati” merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 32 Tahun 2025, yang menekankan pentingnya olahraga, tausiyah, serta pembinaan mental sebagai rutinitas setiap Jumat. “Program ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan, membangun ketahanan moral, dan menjaga kesehatan jasmani,” ujar Sarwan dalam sambutannya.
Diketahui, “Jumat Sehati” adalah singkatan dari Jumat, Menjaga Tubuh, Sehat Hati, dan Kuat Iman. Program ini dirancang untuk memperkuat budaya kerja yang sehat, berintegritas, serta peduli terhadap lingkungan. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Pasangkayu dalam menghadirkan lembaga yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga humanis, sehat jasmani dan rohani, serta berwawasan sosial dan ekologis.
Selain “Jumat Sehati”, Bawaslu RI juga menggulirkan program “Jumpa Berlian” yang dimaknai sebagai Jujur, Menanam, Pelihara, Amankan, Bersih, Lingkungan, dan Alam Nyata. Program ini menekankan pentingnya kejujuran, kepedulian lingkungan, keteladanan, serta kepeloporan dalam pengawasan demokrasi.
Dengan mengintegrasikan dua program unggulan ini, Bawaslu Pasangkayu berharap mampu membangun budaya kerja yang sehat, bersih dalam tugas, serta peduli pada lingkungan. “Melalui program ini, kita akan bangun Bawaslu yang humanis, berintegritas, dan peduli pada alam sekitar,” tegas Sarwan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya diwujudkan melalui kerja struktural, tetapi juga lewat pembinaan mental, kesehatan, serta kepedulian terhadap ekosistem sosial dan lingkungan. Dengan demikian, peran Bawaslu Pasangkayu sebagai pengawal demokrasi di tingkat daerah dapat semakin kokoh, transparan, dan mampu berkolaborasi dengan masyarakat.
Penulis: Muhammad Mujahidin Syarifuddin
Editor: Muhammad Mujahidin Syarifuddin