Bangun Kolaborasi Positif, Bawaslu dan Kemenag Pasangkayu Siapkan Perjanjian Kerjasama Pembinaan Mental Spiritual
|
Pasangkayu – Dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pembinaan mental spiritual bagi jajaran, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasangkayu melakukan koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasangkayu pada Kamis, 25 September 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kemenag Pasangkayu tersebut dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Pasangkayu, Moh. Fajar Purnomo, selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, serta didampingi staf sekretariat. Kehadiran jajaran Bawaslu mendapat sambutan baik dari perwakilan Kemenag yang menyatakan kesiapan untuk membuka ruang kolaborasi.
Dalam kesempatan itu, Moh. Fajar Purnomo menjelaskan bahwa Bawaslu Pasangkayu secara rutin melaksanakan pembinaan mental spiritual yang dilaksanaka setiap hari Jumat, sehingga dipandang penting untuk menghadirkan bentuk kerjasama resmi melalui Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Kemenag Pasangkayu.
“Di Bawaslu ada kegiatan rutin tiap minggu berupa pembinaan mental spiritual setiap hari Jumat. Saya pikir penting jika kegiatan ini diperkuat melalui kerjasama dengan Kemenag, sebagaimana PKS yang sebelumnya sudah dijalin antara Bawaslu RI dan Kemenag RI pada Agustus lalu. Draft PKS nantinya akan kami kirimkan terlebih dahulu untuk diperhatikan,” ungkap Fajar.
Menariknya, Fajar juga menekankan pentingnya keberagaman dalam kegiatan pembinaan mental spiritual di Bawaslu. Hal ini mengingat di lingkungan Sekretariat Bawaslu Pasangkayu terdapat staf yang beragama Kristen Katolik. Ia berharap ke depan Kemenag dapat menugaskan perwakilan non-Muslim untuk turut memberikan tausiah atau penyampaian keagamaan dalam kegiatan tersebut.
“Selain menghadirkan pembicara dari kalangan Muslim, akan sangat baik jika juga ada perwakilan dari Non Muslim, misalnya dari Kristen Katolik. Dengan begitu, kegiatan ini bisa menjadi ruang pembinaan yang inklusif bagi seluruh jajaran,” tambahnya.
Koordinasi ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun sinergitas Bawaslu dan Kemenag Pasangkayu. Diharapkan, melalui PKS yang akan segera difinalkan, program pembinaan mental spiritual dapat berjalan lebih terarah, inklusif, dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh jajaran Bawaslu Pasangkayu.
Penulis: Muhammad Mujahidin Syarifuddin
Editor: Muhammad Mujahidin Syarifuddin