Bawaslu Pasangkayu Perkuat Koordinasi Kelembagaan melalui Apel Rutin, IKU dan Pengawasan Berbasis AI Jadi Perhatian
|
Pasangkayu, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Upaya memperkuat disiplin, koordinasi, serta efektivitas pelaksanaan tugas kelembagaan terus dilakukan oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Pasangkayu. Hal tersebut kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Apel Pagi Rutin yang berlangsung di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Rabu (23/9/2026).
Apel pagi dipimpin langsung oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Sarwan, S.E., dan diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat, baik dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dalam arahannya, Sarwan menekankan bahwa apel rutin tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan ruang konsolidasi internal untuk memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama terhadap agenda kerja, target kelembagaan, serta berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti.
Rapat Pleno Rutin Menjadi Ruang Konsolidasi dan Penyampaian Masukan
Sarwan menyampaikan bahwa pada hari yang sama Bawaslu Kabupaten Pasangkayu akan melaksanakan Rapat Pleno Rutin sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Untuk itu, seluruh jajaran diminta mempersiapkan berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.
“Hari ini kita melaksanakan jadwal Rapat Pleno Rutin pada jam kedua. Apabila ada saran, masukan, maupun hal-hal yang perlu dibahas, silakan dipersiapkan untuk disampaikan pada pelaksanaan rapat pleno bersama pimpinan nantinya,” ujar Sarwan dalam arahannya.
Menurutnya, penyampaian saran dan masukan dalam forum pleno merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi internal yang efektif. Setiap persoalan yang muncul dalam pelaksanaan pekerjaan diharapkan tidak berhenti pada tingkat pelaksana, tetapi dapat dikomunikasikan melalui mekanisme kelembagaan sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
Rapat pleno juga diharapkan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, mengidentifikasi berbagai kendala, sekaligus memastikan agenda kerja kelembagaan berjalan sesuai dengan perencanaan.
Kendala IKU Diminta Segera Diidentifikasi dan Ditindaklanjuti
Selain agenda Rapat Pleno Rutin, Sarwan juga memberikan perhatian terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU). Ia mengingatkan jajaran agar segera mengidentifikasi apabila terdapat kendala dalam pemenuhan maupun pelaksanaan indikator kinerja yang menjadi tanggung jawab masing-masing.
“Kalau ada kendala terkait Indikator Kinerja Utama atau IKU, nanti kita tindaklanjuti dan bahas dalam Rapat Pleno yang akan kita laksanakan. Jadi, kalau ada yang perlu disampaikan, silakan disiapkan sehingga dapat kita carikan solusi bersama,” jelasnya.
Penekanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan kinerja kelembagaan agar setiap indikator yang telah ditetapkan dapat dipantau secara berkala. Dengan adanya identifikasi kendala sejak awal, jajaran diharapkan dapat melakukan langkah tindak lanjut secara lebih terukur dan tidak menunggu hingga mendekati batas waktu pelaksanaan atau pelaporan.
Koordinasi melalui forum pleno juga menjadi sarana untuk menyelaraskan pelaksanaan tugas antarpersonel maupun antarbagian, sehingga target kelembagaan dapat dikerjakan secara lebih sistematis dan terarah.
Dorong Pembaruan Informasi Pelatihan Pengawasan Berbasis AI
Dalam kesempatan tersebut, Sarwan juga mengarahkan staf yang memiliki tugas dan tanggung jawab pada bidang kepegawaian untuk melakukan pembaruan informasi mengenai rencana pelatihan Pengawasan Berbasis Artificial Intelligence (AI).
Ia meminta agar informasi mengenai jadwal pelaksanaan kegiatan tersebut segera diperbarui sehingga jajaran dapat mengetahui kepastian waktu pelaksanaan dan mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan.
“Untuk staf yang mengampu terkait kepegawaian, agar di-update kembali terkait pelatihan Pengawasan Berbasis AI, kapan kegiatan tersebut akan dilaksanakan. Informasinya perlu diperbarui agar kita dapat mengetahui jadwal dan mempersiapkan jajaran yang akan mengikuti kegiatan tersebut,” kata Sarwan.
Perhatian terhadap pelatihan berbasis AI menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat. Pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan menjadi salah satu bagian dari dinamika pengembangan kapasitas aparatur, termasuk dalam mendukung pekerjaan administrasi, pengelolaan informasi, dokumentasi, maupun kebutuhan kelembagaan lainnya.
Sarwan berharap informasi terkait kegiatan tersebut dapat segera diperoleh dan disampaikan kepada jajaran sehingga proses persiapan dapat dilakukan dengan baik.
Disiplin, Koordinasi dan Adaptasi Teknologi
Pelaksanaan apel pagi rutin Bawaslu Kabupaten Pasangkayu kali ini memperlihatkan tiga aspek penting dalam penguatan tata kelola internal, yakni disiplin kerja, koordinasi kelembagaan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Melalui apel pagi, setiap jajaran kembali diingatkan mengenai tanggung jawab dan agenda kerja yang harus dilaksanakan. Sementara melalui Rapat Pleno Rutin, berbagai masukan, kendala, serta kebutuhan tindak lanjut dapat dibahas secara bersama-sama bersama pimpinan.
Di sisi lain, perhatian terhadap pelatihan Pengawasan Berbasis AI menjadi bagian dari dorongan agar jajaran Bawaslu Kabupaten Pasangkayu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan kompetensi dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.
Penulis/Editor: Muhammad Mujahidin
Dokumentasi: Trivena