Dari Sudut Pandang ASN: Bawaslu Jadi Penjaga Integritas Demokrasi di Pasangkayu
|
Pasangkayu, 23 April 2026 — Komitmen menjaga kualitas demokrasi terus diperkuat oleh Bawaslu Kabupaten Pasangkayu melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bertajuk “Bawaslu Menurut Kacamata ASN Kabupaten Pasangkayu” yang digelar pada Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan perspektif reflektif dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), salah satunya disampaikan oleh Irwan Idris, ST., yang menjabat sebagai Analis Perencanaan. Dalam pandangannya, kehadiran Bawaslu bukan sekadar lembaga pengawas, tetapi telah menjelma menjadi “safety guard” atau pelindung bagi ASN dalam menghadapi dinamika politik yang kerap sarat tekanan.
Menurut Irwan, pengawasan yang dilakukan Bawaslu justru memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi ASN. Dengan adanya pengawasan yang ketat dan terstruktur, ASN memiliki dasar yang kuat untuk menolak berbagai bentuk intervensi politik, baik dari atasan maupun oknum politisi, yang berpotensi melanggar prinsip netralitas.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Moh. Fajar Purnomo selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa fungsi pengawasan Bawaslu tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan yang berkelanjutan.
“Bawaslu hadir bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap proses demokrasi berjalan sesuai aturan, sekaligus melindungi seluruh pihak, termasuk ASN, agar tetap berada pada koridor netralitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fajar menekankan bahwa integritas Bawaslu di tingkat kabupaten sangat bergantung pada sinergi yang kuat dengan Pemerintah Daerah, khususnya dalam aspek pencegahan. Namun demikian, ia memastikan bahwa sinergi tersebut tidak akan mengurangi independensi Bawaslu dalam menjalankan fungsi penindakan terhadap pelanggaran.
Konsolidasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran kolektif bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya bergantung pada penyelenggara pemilu, tetapi juga pada komitmen seluruh elemen, termasuk ASN, untuk menjaga integritas dan profesionalitas.
Dengan semangat kolaborasi dan integritas, Bawaslu Pasangkayu terus menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat di Kabupaten Pasangkayu.
Penulis : Moh. Fajar Purnomo/Muhammad Mujahidin Syarifuddin