Lompat ke isi utama

Berita

Disiplin dan Responsivitas Diperkuat, Bawaslu Pasangkayu Tegaskan Kesiapan Jajaran Hadapi Agenda Kelembagaan

UTAMA

Pasangkayu, 24 Agustus 2026 — Semangat disiplin, koordinasi, dan kesiapan jajaran kembali menjadi perhatian dalam pelaksanaan apel rutin pagi Bawaslu Kabupaten Pasangkayu yang digelar di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Senin (24/8/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Sarwan, S.E., dan diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat, mulai dari PNS, PPPK hingga PPNPN. Tidak sekadar menjadi rutinitas kedinasan, apel tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan sejumlah informasi strategis sekaligus memastikan kesiapan jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas dan agenda kelembagaan.

Dalam arahannya, Sarwan menyampaikan bahwa pada hari yang sama dirinya akan mengikuti rapat rutin bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota dan Bawaslu RI. Forum tersebut menjadi bagian dari koordinasi berkala untuk menyampaikan perkembangan sekaligus menyelaraskan pelaksanaan tugas antara jajaran Bawaslu di tingkat kabupaten/kota dengan Bawaslu RI.

PPPK Didorong Manfaatkan Peluang Pengembangan Karier

Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam apel adalah informasi mengenai peluang pengembangan karier bagi jajaran PPPK. Sarwan menyampaikan bahwa PPPK yang masih berusia di bawah 35 tahun memiliki kesempatan untuk mendaftar dalam seleksi CPNS, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan mekanisme perizinan yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa Bawaslu RI memberikan ruang bagi jajaran yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti kesempatan tersebut. Namun demikian, prosesnya tetap harus melalui izin Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di Bawaslu RI sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pesan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap pengembangan kapasitas dan jenjang karier jajaran sekretariat, sekaligus mendorong setiap pegawai untuk memanfaatkan peluang pengembangan diri secara profesional dengan tetap memperhatikan aturan kelembagaan.

Izin, Cuti dan WFH Akan Dikoordinasikan

Sarwan juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba mengoordinasikan dan mempertanyakan lebih lanjut mengenai mekanisme izin dan cuti, termasuk kemungkinan penggabungannya dengan pelaksanaan tugas Work From Home (WFH).

Menurutnya, hal tersebut perlu mendapatkan kejelasan agar pelaksanaan tugas kedinasan maupun hak pegawai dapat berjalan secara tertib, terukur dan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Koordinasi tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi jajaran sekretariat dalam mengatur pelaksanaan tugas, terutama ketika terdapat kebutuhan izin atau cuti yang bersamaan dengan pengaturan kerja secara WFH.

Pengelolaan BMN Diminta Lebih Responsif

Dalam kesempatan tersebut, Sarwan turut memberikan penekanan kepada jajaran yang telah diberikan tugas dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).

Ia meminta agar setiap permintaan data terkait BMN, baik yang berasal dari Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu RI, dapat segera direspons dan ditindaklanjuti.

Menurutnya, kecepatan dalam merespons permintaan data merupakan bagian penting dari tertib administrasi kelembagaan. Pengelolaan BMN tidak hanya berkaitan dengan pencatatan aset, tetapi juga membutuhkan ketelitian, pembaruan data, serta kesiapan dokumen ketika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam proses koordinasi maupun evaluasi.

Jajaran Diminta Siap Mendukung Konsolidasi Demokrasi

Sarwan juga mengingatkan seluruh jajaran sekretariat untuk tetap berada di kantor dan menjaga kesiapan ketika pimpinan melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi di lapangan yang diagendakan setiap hari Kamis.

Ia menegaskan bahwa kehadiran dan dukungan sekretariat menjadi bagian penting dalam memastikan agenda pimpinan dapat berjalan dengan baik. Karena itu, jajaran diminta untuk memastikan kesiapan di kantor ketika pimpinan membutuhkan dukungan administrasi maupun koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kerja kelembagaan membutuhkan sinergi antara unsur pimpinan dan sekretariat. Setiap bagian memiliki peran yang saling berkaitan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pengawasan pemilu.

Form Pencegahan Online Diminta Terus Diperbarui

Tidak kalah penting, Sarwan meminta jajaran terkait untuk terus melakukan pembaruan data pada Form Pencegahan Online dan memastikan setiap informasi yang telah tersedia segera dilakukan penginputan.

Pembaruan data secara berkala dinilai penting untuk menjaga akurasi informasi sekaligus memastikan dokumentasi kegiatan pencegahan dapat tercatat secara tertib dan mudah ditelusuri ketika dibutuhkan.

Ia mendorong seluruh jajaran agar tidak menunda penginputan data, sehingga setiap aktivitas pencegahan dapat terdokumentasi secara sistematis dan mendukung kebutuhan pelaporan kelembagaan.

Penulis/Editor: Muhammad Mujahidin Syarifuddin
Dokumentasi: Muhammad Mujahidin Syarifuddin/Muhammad Resky Abyanto
 

1

 

2

 

3