Fokus Tingkatkan Kinerja, Bawaslu Pasangkayu Dapat Arahan Strategis dari Arham Syah
|
PASANGKAYU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasangkayu kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas kinerja organisasi melalui pelaksanaan rapat internal strategis yang digelar pada Senin (5/8) di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Pasangkayu.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Pasangkayu, Sarwan, S.E., dan dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Koordinator Divisi Hukum Penyelesaian Sengketa, Arham Syah. Hadir pula Ketua Bawaslu Pasangkayu Harlywood Suly Junior, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Diklat, Data dan Informasi; Anggota Bawaslu Moh. Fajar Purnomo, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas; serta Darmawan, S.H., Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa. Seluruh jajaran staf PNS, PPNPNS, dan CPNS Sekretariat turut hadir aktif dalam rapat tersebut.
Arahan Penting dari Koordinator Sekretariat: Taat Edaran dan Disiplin Kerja
Dalam pembukaan, Sarwan, S.E. menegaskan pentingnya seluruh jajaran mematuhi Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 30 Tahun 2025, yang mewajibkan memperdengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Bawaslu di setiap kegiatan resmi lembaga. “Ini adalah bentuk penghormatan kita kepada bangsa, serta penegasan identitas kelembagaan yang harus kita laksanakan secara konsisten,” tegasnya.
Tak hanya itu, Sarwan juga menekankan kepada seluruh staf sekretariat agar meningkatkan disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. “Setiap staf punya peran penting, dan kedisiplinan adalah pondasi utama untuk memastikan seluruh target kerja bisa tercapai dengan maksimal,” ungkapnya.
Arham Syah: Disiplin ASN PPPK dan Apresiasi sebagai Budaya Lembaga
Dalam sesi pengarahan, Arham Syah menyampaikan bahwa staf sekretariat yang telah beralih status menjadi ASN PPPK harus menunjukkan kinerja terbaik. “Kinerja kalian akan dinilai langsung oleh Koorsek dan Pimpinan Divisi masing-masing. Ini penting sebagai bentuk akuntabilitas dalam birokrasi modern,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan secara tahunan dan menjadi dasar pembinaan serta pengembangan SDM di Bawaslu. Oleh karena itu, perlu adanya sistem apresiasi di lingkungan sekretariat. “Kita harus mulai membangun budaya penghargaan bagi staf yang berprestasi. Ini akan menjadi pemantik semangat untuk bekerja lebih baik demi kelembagaan,” jelas Arham.
Lebih lanjut, Arham juga mengarahkan agar di masa non-tahapan ini, jajaran sekretariat dapat mulai merancang program-program edukatif dan inovatif yang menyentuh masyarakat secara langsung. “Kita perlu lebih masif dalam edukasi kepemiluan dan harus eksis di media sosial. Tampilkan aktivitas kita ke publik sebagai bentuk transparansi dan partisipasi,” pesannya.
Ia menutup dengan pesan bermakna, “Di Bawaslu, kita punya sistem kekeluargaan yang profesional. Seperti yang pernah disampaikan oleh Sekjen Bawaslu RI, Pak Gunawan Suswantoro — bawalah Bawaslu sampai ke keluarga kalian. Jaga dan cintai lembaga ini seperti keluarga sendiri.”
Fajar Purnomo: Lembaga Ini Milik Bersama, Mari Kita Jaga
Senada, Moh. Fajar Purnomo menekankan pentingnya kerjasama antar staf sekretariat dan pimpinan. “Kita sebagai pimpinan sudah memberikan berbagai kebijakan yang mendukung pekerjaan rekan-rekan. Sekarang mari kita sama-sama melaksanakan tugas ini dengan tanggung jawab penuh,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Bawaslu adalah lembaga milik bersama. “Kalau kita sayang dengan lembaga ini, maka cintailah pekerjaan kita. Tunjukkan loyalitas dan komitmen terhadap setiap tugas yang diberikan,” tambah Fajar.
Darmawan dan Harlywood: Maksimalkan Kehadiran, Kinerja, dan Sinergi
Sementara itu, Darmawan, S.H. menegaskan agar kehadiran dan kolaborasi antar staf terus dimaksimalkan dalam setiap pelaksanaan tugas kelembagaan. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk melaksanakan isi Surat Edaran dengan memperdengarkan Indonesia Raya dan Mars Bawaslu sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan lembaga.
Ketua Bawaslu Pasangkayu, Harlywood Suly Junior, turut memberikan motivasi penting. Ia menekankan agar seluruh staf memperhatikan hal-hal kecil yang menjadi tugas harian. “Jangan remehkan arahan kecil. Itu yang membentuk budaya kerja profesional di lembaga kita,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk saling mendukung dalam menyusun keterangan dan alat bukti ke DKPP, serta menyampaikan bahwa ke depan perlu adanya pemberian apresiasi bagi rekan-rekan yang aktif dan berprestasi.
Rapat ini menjadi bukti nyata bahwa Bawaslu Pasangkayu terus berbenah, membangun budaya kerja profesional, dan mengedepankan sinergi antara pimpinan dan sekretariat. Dengan semangat kebersamaan dan rasa memiliki, Bawaslu Pasangkayu siap menjadi lembaga pengawas pemilu yang tangguh, berintegritas, dan responsif terhadap tantangan zaman.
Penulis: Muhammad Mujahidin Syarifuddin
editor: Muhammad Mujahidin Syarifuddin