Lompat ke isi utama

Berita

Jumat Sehati Bawaslu Pasangkayu: Tausiah Ustadz Ahmad Teguhkan Pengendalian Diri, Akhlak Mulia, dan Integritas Aparatur

UTAMA

Pasangkayu, 31 Juli 2026 – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasangkayu kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun aparatur yang tidak hanya unggul dalam profesionalisme, tetapi juga memiliki keteguhan iman, akhlak mulia, dan integritas melalui Kegiatan Jumat Sehati yang dirangkaikan dengan Tausiah Keagamaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (31/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Moh. Fajar Purnomo, dan Koordinator Sekretariat, Sarwan, S.E., serta diikuti oleh seluruh jajaran PNS, PPPK, dan PPNPN Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasangkayu. Momentum Jumat Sehati menjadi ruang pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan sebagai upaya memperkuat karakter aparatur dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan yang berlandaskan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas.

Dalam tausiah yang disampaikan, Ustadz Ahmad mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menjadikan kehidupan dunia sebagai ladang amal dengan mempersiapkan bekal terbaik menuju kehidupan akhirat. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi, tetapi juga dari kualitas keimanan, amal saleh, dan akhlak yang senantiasa dijaga dalam setiap aspek kehidupan.

Ustadz Ahmad menekankan bahwa salah satu ujian terbesar manusia adalah kemampuan mengendalikan hawa nafsu. Beliau menjelaskan bahwa Allah SWT menganugerahkan akal kepada manusia sebagai pembeda dari makhluk lainnya. Oleh karena itu, apabila seseorang membiarkan hawa nafsunya menguasai diri tanpa kendali, maka ia akan kehilangan kemuliaan yang telah Allah berikan sebagai manusia. Sebaliknya, kemampuan menahan diri dari keinginan yang berlebihan merupakan cerminan ketakwaan sekaligus wujud kedewasaan dalam menjalani kehidupan.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa setiap aparatur harus mampu menjaga perilaku, tutur kata, dan sikap dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan amanah sebagai penyelenggara negara. Tingkah laku yang baik tidak hanya mencerminkan kepribadian seseorang, tetapi juga menjadi bentuk dakwah melalui keteladanan. Sikap santun, rendah hati, serta mampu menghormati sesama merupakan nilai-nilai yang harus terus dipelihara agar tercipta lingkungan kerja yang harmonis, saling menghargai, dan penuh keberkahan.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Ahmad juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa membangun akhlak yang benar dengan menanamkan sifat qanaah, yakni merasa cukup dan senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT anugerahkan. Menurut beliau, rasa syukur akan melahirkan ketenangan hati, menjauhkan seseorang dari sifat iri dan tamak, serta membentuk pribadi yang lebih ikhlas dalam menerima setiap ketentuan Allah SWT. Aparatur yang memiliki sifat qanaah akan mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab tanpa mudah tergoda oleh kepentingan yang menyimpang dari nilai-nilai kebenaran.

Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya menanamkan sifat jujur, dermawan, tidak kikir, dan santun sebagai fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim. Kejujuran merupakan kunci lahirnya kepercayaan, sedangkan sifat dermawan mencerminkan kepedulian terhadap sesama. Sebaliknya, sifat kikir hanya akan menghalangi datangnya keberkahan dan menumbuhkan kecintaan yang berlebihan terhadap dunia. Kesantunan dalam bertutur kata maupun bertindak menjadi cerminan akhlak Rasulullah SAW yang patut dijadikan teladan oleh setiap insan.

Melalui kegiatan Jumat Sehati ini, Bawaslu Kabupaten Pasangkayu berharap nilai-nilai keagamaan yang disampaikan tidak hanya menjadi ilmu yang didengar, tetapi mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pengawas pemilu. Penguatan spiritual diyakini menjadi salah satu pondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berakhlakul karimah sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga marwah kelembagaan Bawaslu.

Penulis/Editor: Muhammad Mujahidin Syarifuddin
Editor: Muhammad Mujahidin Syarifuddin