Jumpa Berlian Bawaslu Pasangkayu: Tanam Cabai, Tumbuhkan Kebersamaan dan Budaya Kerja Berkelanjutan
|
Pasangkayu, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pasangkayu – Semangat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan budaya kerja yang produktif kembali ditunjukkan oleh Bawaslu Kabupaten Pasangkayu melalui kegiatan Jumpa Berlian (Jumat Pagi Bersih dan Peduli Lingkungan) yang dirangkaikan dengan aksi penanaman cabai di lingkungan Kantor Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Harlywood Suly Junior, selaku Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Data dan Informasi (SDMO). Turut hadir mendampingi, Anggota Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Moh. Fajar Purnomo selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H), serta Darmawan, S.H., selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS).
Kegiatan juga diikuti oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Sarwan, S.E., bersama seluruh jajaran staf PNS, PPNPN, dan sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasangkayu dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat gotong royong.
Penanaman cabai yang dilaksanakan dalam program Jumpa Berlian tersebut tidak hanya menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga merepresentasikan semangat menanam nilai-nilai produktivitas, kerja sama, dan keberlanjutan dalam kehidupan organisasi. Setiap bibit yang ditanam menjadi pengingat bahwa keberhasilan membutuhkan proses, ketekunan, dan komitmen bersama untuk terus bertumbuh dan berkembang.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Harlywood Suly Junior, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang sehat, harmonis, dan berorientasi pada penguatan karakter seluruh jajaran.
Menurutnya, masa non tahapan pemilu harus dimanfaatkan tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas teknis dan administrasi, tetapi juga untuk mempererat hubungan kekeluargaan, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan kerja, serta membangun semangat gotong royong sebagai fondasi utama kelembagaan.
“Kegiatan penanaman cabai ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, tetapi juga menjadi simbol bahwa setiap upaya kecil yang dilakukan bersama akan menghasilkan manfaat besar bagi organisasi. Kita menanam harapan, kebersamaan, dan semangat untuk terus bertumbuh menjadi lembaga yang semakin kuat dan berintegritas,” ungkap Harlywood.
Sementara itu, Koordinator Divisi HP2H, Moh. Fajar Purnomo, menyampaikan bahwa kegiatan berbasis lingkungan dan kebersamaan seperti Jumpa Berlian juga menjadi sarana efektif dalam memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan solidaritas antarpegawai.
Ia menilai bahwa hubungan kerja yang harmonis akan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan publik serta mendukung pelaksanaan tugas pengawasan yang lebih optimal dan profesional.
Di sisi lain, Koordinator Divisi PPPS, Darmawan, S.H., menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai modal sosial dalam menghadapi berbagai tantangan kelembagaan. Menurutnya, organisasi yang kuat lahir dari sinergi seluruh unsur, mulai dari pimpinan hingga jajaran sekretariat.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Sarwan, S.E., juga mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pegawai dalam kegiatan tersebut. Ia berharap budaya peduli lingkungan dan kerja kolektif yang dibangun melalui Jumpa Berlian dapat terus dipertahankan dan menjadi identitas positif organisasi.
Melalui kegiatan Jumpa Berlian, Bawaslu Kabupaten Pasangkayu tidak hanya memperkuat lingkungan kerja yang asri dan produktif, tetapi juga menanamkan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi penting dalam menjaga integritas dan profesionalisme lembaga.
Sebagaimana cabai yang membutuhkan perawatan dan kesabaran untuk menghasilkan buah terbaik, demikian pula organisasi yang dibangun dengan kebersamaan, kepedulian, dan kerja sama akan tumbuh menjadi lembaga yang tangguh, produktif, dan senantiasa dipercaya masyarakat dalam mengawal demokrasi di Kabupaten Pasangkayu.
Penulis/Editor: Muhammad Mujahidin Syarifuddin