Lompat ke isi utama

Berita

MENDORONG PENGAWASAN PARTISIPATIF BAWASLU BEKALI ALUMNI SKPP

MENDORONG PENGAWASAN PARTISIPATIF BAWASLU BEKALI ALUMNI SKPP
Pasangkayu – Dalam rangka mendorong pelaksanaan pengawasan partisipatif Bawaslu Pasangkayu gelar pembekalan Pengawasan Pemilu Partisipatif kepada alumni SKPP (sekolah kader pengawasan partisipatif) di sekretariat Bawaslu Pasangkayu pada Rabu, (03/08/2022). \n \nKegiatan ini di hadiri oleh  Sulfan Sulo  bersama Usman Sanjaya Ketua  dan Anggota Bawaslu Provinsi Sulbar. \n \nDihadapan jajaran Bawaslu Pasangkayu  dan alumni SKPP 2021, Sulfan Sulo Ketua Bawaslu Sulbar “mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk melatih dan memberikan penguatan kepada alumni SKPP yang nantinya dapat membantu Bawaslu dalam mengimplementasikan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif secara masif kepada masyarakat secara luas khususnya di Kabupaten Pasangkayu, mendapatkan informasi dan edukasi seputar tahapan Pemilu serentak tahun 2024”. \n \nLanjut Sulfan “gerakan pelibatan masyarakat secara luas dalam rangka pengawasan Pemilu telah dilaksanakan dari beberapa tahun sebelumnya dalam rangka pelibatan unsur mitra strategis Bawaslu. misalnya Gerakan Sejuta Relawan Pengawas Pemilu (GSRPP) pada tahun 2014 dan bentuk pelibatan lainnya yang serupa berbasis sukarela. Bentuk pelibatan ini memiliki tujuan yang sama yakni sebagai penyambung lidah Bawaslu dalam melaksanakan sosialisasi dan memberikan informasi pengawasan Pemilu ke masyarakat secara luas “ujar Sulfan” \n \nUsman Sanjaya Anggota Bawaslu Sulbar, yang mengampuh Divisi SDM Organisasi  dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa secara struktur kelembagaan Bawaslu memiliki keterbatasan jumlah pengawas Pemilu. “Dapat kita bayangkan bahwa jumlah pengawas Pemilu tidak sebanding untuk mencakup pengawasan secara keseluruhan objek baik kepada peserta, penyelenggara dan pemilih itu sendiri”. Nah, untuk menyiasati hal tersebut, pengawas Pemilu harus mampu keluar dari problem ini. Sehingga strategi yang dijalankan adalah dengan melakukan rekrutmen kepada kelompok masyarakat untuk dapat menjadi agen Pengawas Pemilu dalam melakukan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif. \n \nSyamsudin, Kordiv  (HPPS) Bawaslu Kabupaten Pasangkayu menyampaikan bahwa dalam proses pengawasan pendaftaran dan verifikasi partai politik peserta Pemilu tahun 2024 dibutuhkan keseriusan dan energi berupa SDM dan mental kita sehingga sangat diharapkan kepada seluruh jajaran staf Bawaslu Pasangkayu senantiasa mempersipakan diri dalam hal memahami setiap regulasi baik itu Perbawaslu maupun PKPU yang ada pada setiap tahapan” ujar Syam” \n \nNurliana Kordiv Pengawasan Humas dan Hubal Bawaslu Pasangkayu kjegiaan ini dimaksudkan untuk memberikan pendalam pemahaman terhadap alumni SKPP yang nantinya akan melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah maupun masyarakat secara luas, lanjutnya kepada alumni SKPP  Nurlliana menitipkan pesan agar “adik adik alumni SKPP bisa menjadi motor penggerak dalam memberikan pendidikan politik, demokrasi dan pengawasan kepada masyarakat baik yang ada dilingkungan adik-adik maupun masyarakat secara luas, “ujar Nurliana” \n \nHal senada juga disampaikan oleh Ardi Trisandi Ketua Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, dalam sambutannya  menyampaikan bahwasanya SKPP ini adalah sala satu program prioritas Bawaslu dalam melaksanakan  pengawasan partisipatif, sehingga keberadaan alumni SKPP ini diharapkan mampu menjadi agen Bawaslu di tengah – tengah masyarakat dalam melaksanakan sosilaisasi mengenai kepemiluan, \n \nLanjut Ardi “momen Pemilu serentak tahun 2024 adalah sarana bagi alumni SKPP untuk mengejawantahkan apa yang sudah didapatkan dalam pendidikan pengawasan partisipatif. Namun tentunya alumni SKPP ini harus terus dilakukan penguatan sumber daya manusianya agar benar-benar dapat memberikan edukasi kepemiluan ke pada masyarakat, karena alumni SKPP ini adalah bagian dari Bawaslu meskipun secara struktural keberadaanya diluar Bawaslu. Sebelum menutup sambutannya Ardi “berpesan kepada alumni SKPP dalam melaksanakan tugas pengawasan agar terlebih dahulu melakukan identifikasi aktor dilingkungan masing-masing, untuk memudahkan adik – adik melaksanakan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif. “Tutup Ardi” \n \nPenulis      :  Darmawan \n \nEditor             : Darmawan \n \nDokumentasi   : Muhammad  Mujahidin Syarifuddin \n \n  \n \n  \n \n