Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Partisipatif Bawaslu Pasangkayu: Ramadan Damai, Pemilu Berkualitas

FOTO UTAMA

Pasangkayu, 10 Maret 2026 — Semangat Ramadan di Kabupaten Pasangkayu dimaknai lebih dari sekadar menanti waktu berbuka puasa. Momentum kebersamaan tersebut dimanfaatkan Bawaslu Kabupaten Pasangkayu untuk menghadirkan ruang edukasi dan refleksi demokrasi melalui kegiatan bertajuk “Ngabuburit Partisipatif: Ramadan Damai, Pemilu Berkualitas.”

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat pukul 16.30 WITA hingga selesai ini berlangsung di Cafe Shes’s Corner, depan Anjungan Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, dengan menghadirkan berbagai elemen penting dalam ekosistem kepemiluan.

Turut diundang dalam kegiatan ini eks penyelenggara pengawas adhoc Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, eks penyelenggara badan adhoc KPU Kabupaten Pasangkayu, serta Kader Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Kabupaten Pasangkayu sebagai bagian dari penguatan jejaring pengawasan demokrasi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasangkayu Harlywood Suly Junior, bersama Anggota Bawaslu Kabupaten Pasangkayu Darmawan, S.H, selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, yang juga bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Turut hadir pula Anggota Bawaslu Kabupaten Pasangkayu Moh. Fajar Purnomo, selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Pasangkayu Sarwan, S.E, jajaran staf sekretariat, serta Ustadz Ahmad sebagai perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu yang memberikan siraman rohani kepada para peserta.

Dalam kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan sarat nilai kebersamaan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Pasangkayu Darmawan, S.H bertindak sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa masa non-tahapan pemilu bukanlah masa jeda bagi lembaga pengawas, melainkan momentum strategis untuk memperkuat fondasi kelembagaan serta meningkatkan kapasitas pengawasan.

Menurutnya, kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang dilaksanakan Bawaslu Pasangkayu merupakan bentuk komitmen lembaga dalam membangun kesadaran pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Darmawan juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan Ngabuburit Pengawasan yang ketiga kalinya dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Pasangkayu selama bulan Ramadan tahun ini.

“Kegiatan Ngabuburit ini merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya kita laksanakan. Sebelumnya telah dilaksanakan di Kedai Kopi Vovasanggayu, depan Anjungan Burung Maleo Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu pada Jumat, 6 Maret pekan lalu,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan jumlah penyelenggara pengawas pemilu menjadi alasan pentingnya mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan demokrasi.

Menurutnya, keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya bergantung pada lembaga pengawas, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.

“Penyelenggara pengawas dari tingkat pusat hingga tingkat bawah jumlahnya sangat terbatas. Oleh karena itu, dibutuhkan partisipasi masyarakat untuk ikut serta mengawal demokrasi agar tetap berjalan secara jujur dan adil,” ungkap Darmawan.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kegiatan ngabuburit yang dilaksanakan Bawaslu Pasangkayu bukan sekadar kegiatan menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga menjadi ruang edukasi demokrasi yang sarat nilai kebersamaan.

“Ngabuburit bukan sekadar menunggu waktu berbuka. Ini adalah momentum belajar, mengevaluasi, dan memperkuat komitmen pengawasan demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas dan bermartabat,” tegasnya.

Sementara itu, kehadiran Ustadz Ahmad dari Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu turut memberikan siraman rohani yang memperkaya makna kegiatan tersebut. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, kesabaran, serta tanggung jawab memiliki keselarasan dengan prinsip-prinsip pengawasan pemilu.

Menurutnya, integritas dalam menjalankan tugas tidak hanya menjadi tuntutan kelembagaan, tetapi juga bagian dari ibadah serta tanggung jawab moral yang harus dijaga oleh setiap individu.

Suasana keakraban dan diskusi yang interaktif menjadikan kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini sebagai ruang konsolidasi yang produktif bagi seluruh peserta yang hadir. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Pasangkayu.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pasangkayu berharap sinergi antara penyelenggara pemilu, mantan penyelenggara adhoc, serta masyarakat dapat terus terbangun dalam rangka menciptakan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Penulis: Muhammad Mujahidin Syarifuddin
Editor: Muhammad Mujahidin Syarifuddin
 

1
2
3
4
5
6