Simbol Integritas, Bawaslu Pasangkayu Tanam Pohon Integritas
|
KABUPATEN PASANGKAYU, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasangkayu, Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap prinsip pengawasan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasangkayu melaksanakan program prioritas penanaman pohon yang mengusung nilai-nilai integritas, mentalitas, dan spiritualitas. Kegiatan simbolis ini merupakan bagian dari Program Nasional Bawaslu RI, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran dan komitmen dalam setiap langkah pengawasan yang dilakukan. Kamis, 13 Maret 2025
Penanaman pohon ini sebagai simbol integritas dilakukan jajaran Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, di lingkungan Sekretariat Bawaslu Pasangkayu. Penanaman dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Pasangkayu "Darmawan", dan "Moh. Fajar Purnomo" bersama Koorsek "Sarwan, dan jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasangkayu.
Pohon manggis dipilih sebagai simbol dalam kegiatan ini, diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai tersebut untuk diinternalisasi oleh pengawas pemilu dan masyarakat. Dalam acara ini, penanaman pohon manggis tidak hanya bertujuan sebagai aksi fisik, tetapi sekaligus sebuah representasi dari upaya mental dan spiritual yang harus dihadapi oleh setiap pengawas dalam menjaga kualitas demokrasi di Tanah Air.
bahwa pemilihan pohon manggis mengandung makna mendalam. “Pohon manggis melambangkan ketahanan dan komitmen dalam menghadapi berbagai tantangan. Buahnya yang manis merepresentasikan hasil baik yang bisa dicapai ketika pengawasan dilaksanakan dengan integritas, sementara kulit pohon yang kasar menggambarkan berbagai rintangan yang mungkin dihadapi oleh pengawas pemilu.
Tujuan penanaman ini adalah sebagai wujud atau cita rasa dari wujud integritas jajaran Bawaslu Republik Indonesia sampai Kabupaten Kota. Penanaman pohon manggis ini juga merupakan program prioritas bahwa seluruh republik Indonesia beserta jajaran sampai bawah seluruh Kabupaten Kota. "Kegiatan penanaman pohon ini tentunya tidak hanya bersifat simbolis. Tetapi juga sebagai bentuk komitmen Bawaslu dalam memperkuat nilai-nilai integritas di lingkungan kerja Pengawas Pemilu.
Editor : Muhammad Mujahidin Syarifuddin
Penulis : Muhammad Mujahidin Syarifuddin